Tulisan-tulisan yang ada di dalam blog ini dibuat dengan bersusah payah. Hargailah dengan TIDAK meng-COPY/PASTE.

Selasa, 29 April 2014

Prosa: Zaman Uang

Prosa oleh Jannu A. Bordineo
Uang memang tidak bisa membeli kebahagiaan. Tapi nyatanya, dengan banyak uang, orang akan lebih bahagia.
lautankata.com
Uang memang bukan sumber kekuasaan. Tapi dengan uang, kekuasaan bisa dibeli.
lautankata.com
Uang memang bukan sumber kehormatan. Tapi, punya banyak uang lebih dihargai.
lautankata.com
Mampu menghasilkan uang, lebih disayangi. Jika tidak, jadilah pecundang sejati.




Sumber gambar

14 komentar:

  1. Prosanya antimainstream bener :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hanya tuangan pikiran berdasarkan pengamatan realita yang ada :)

      Hapus
  2. Ini boleh nggak kalo dimuat di mading asrama? Saya cantumin sumbernya deh.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf, prosa ini saya buat untuk kepentingan pribadi dan khusus blog ini. Sekiranya anda berpikir ini bagus dan bermanfaat, sebaiknya sarankan teman-teman anda untuk mengunjungi blog ini saja. Atas perhatian dan pengertiannya, terima kasih.

      Hapus
  3. Zaman gini, walaupun sesembunyi di muka tapi nempel di hati ^^ bilangnya, "Uang bukan segalanya" tapi hatinya, "Kalau ada uang lebih oke sih". Tapi gak tau juga lah.... emangnya bisa baca hati :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. kenyataannya memang begitu, kan?
      orang yang tak begitu peduli dengan harta duniawi pun akan kepikiran kalau tidak punya uang.

      Hapus
  4. Keren prosanya...
    Uang memang bisa memudahkan segalanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. tapi, salah menggunakannya bisa mempersulit segalanya :)

      Hapus
  5. Uang memang bukan segalanya, tapi dengan uang segalanya terasa gampang! :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya begitulah. di zaman sekarang itu diakui ataupun tidak, disadari maupun tidak, kita seperti diperbudak uang.

      Hapus
  6. Benar banget yang tertulis di atas

    BalasHapus

Berkomentarlah yang santun dan sesuai dengan isi tulisan.