Tulisan-tulisan yang ada di dalam blog ini dibuat dengan bersusah payah. Hargailah dengan TIDAK meng-COPY/PASTE.

Senin, 06 Agustus 2012

Prosa: Jalan Hidup

Hidup itu... seperti halnya jalan. Tidak selalu lurus. Tidak melulu mulus. Ada lubang-lubang yang menghadang. Ada turunan, juga tanjakan. Kadang memutar, seolah-olah kita masih berada di titik awal. Juga berkelok-kelok dengan banyak persimpangan. Dan harus kita pilih belok ke arah yang mana.
LautanKata
Begitu juga hidupku. Yang kini telah sampai pada sebuah persimpangan. Sebuah pilihan. Di salah satu belokan, aku dihadapkan pada pilihan untuk terus menantimu. Menanti kamu yang sepertinya tak mungkin akan bersamaku. Tapi entah kenapa aku selalu dan tak lelah mengharapkan itu.
Lautan Kata
Di belokan lainnya, ada pilihan untuk membuka lembaran baru perjalanan hidupku. Yaitu dengan meninggalkanmu, yang sebenarnya tak bisa aku tinggalkan. Melupakanmu, yang sebenarnya tak bisa aku lupakan. Mungkin "mustahil" adalah kata yang tepat untuk menggambarkan ketidaksanggupanku melakukan itu.
 Lautan Kata
Aku tahu aku harus memilih. Memang, memang, aku akui aku bingung. Tak tahu mana yang harus kupilih. Haruskah aku mengambil jalan tengah... jurang?

Prosa oleh Jannu A. Bordineo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang santun dan sesuai dengan isi tulisan.